Senin, 23 November 2015



     Tahukah Anda Cara mendaur ulang plastik? Manusia perlu memahami cara mendaur ulang plastik agar tidak merusak bumi dan menyebabkan pencemaran lingkungan.

     Plastik adalah salah satu bahan sintesis yang banyak digunakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari. Plastik dapat dijadikan bahan tempat minum dan bahan pembuatan ipod.
     Plartik memiliki banyak manfaat dalam kehidupan, tetapi banyak orang yang tidak mengetahui bahwa plastik dapat di daur ulang.
     Penngetahuan masyarakat terhadap cara mendaur ulang plastik menjadi peerhatianpenting bagi pemerintah untuk segera menyosialisasikannya terhadap masyarakat.
     Sebagian besar negara di dunia mempunyai cara mendaur ulang plastikdan proses pengaturan terhadap sampah. Tanda segitiga “recycle” merupakan tanda dari proses pengaturan tersebut dan ada di setiap bahan plastik dengan mencantumkan angka yang berbeda.
     Tanda trersebut dianggap sebagai tanda biasa padahal tanda tersebut adalah tanda untuk bahan plastik yang dapat didaur ulang. Angka yang tercantum dalam tanda adalah petunjuk untuk jenis plastik yang digunakan dalam pembuatan barang.
     Ada beberapa jenis plastik, yaitu sebagai berikutt.
1.       PET atau PETE (Polyethylene Terephtalate)
     Plastik jenis ini biasanya digunakan untuk tempat minum dan tempat makanan ovenproof. Plastik PET dapat didaur ulang menjadi karpet, tote bags, dan hiasan.
2.       HDPE (Polyethylene Densitas Tinggi)
     Plastik HDPE ini biasanya dipakai untuk botol detergen, botol jus, dan botol oli motor. Plastik jenis ini dapat didaur ulang kembali menjadi botol baru, lantai keramik, dan pipa pengairan.
3.       Vinil atau PVC (Polyvinyl Chloride)
     Plastik jenis ini adalah plastik yang tahan terhadap cuaca. PVC mengandunng klor, yang berbahaya bagi kesehatan karena mengandung dioskin.
     Plastik vinil biasa dipakai dalam pembuatan botol untuk detergen, tempat makanan berwarna cerah, seperti baskom dan ember berwarna. Plastik jenis ini dapat didaur ulang kembali dan dimanfaatkan untuk pembuatan keset.
4.       LDPE (Low Density Polyethylene
     Plaastik jenis LDPE biasa digunakan untuk pembuatan tote bags atau kantong plastik dan botol. Biasanya, plastik jenis ini dapat didaur ulang untuk maskapai pesawat terbang, bahan bangunan, dan tempat penyimpanan pupuk kompos.
5.       PP (Polypropylene)
     Plastik jenis PP dengan kode lima ini biasanya terdapat dalam tutup botol saus, yoghurt, dan lain-lain. Plastik ini dapat didaur ulang menjadi kabelbaterai, tong sampah, dan nampan.
6.       PS (Polystyrene)
     Plastik jenis ini biasa dikenal dengan styrofoam. Badan perlindungan lingkungan hidup di Amerika Serikat menyatakan, styrofoam atau styrene dapat merugikan kesehatan da plastik jenis ini dapat didaur ulang untuk memproduksi insulasi.

7.       Polycarbonate / Bahan-Bahan Lain
     Jenis plastik yang termasuk ke dalam klasifikasi nomor tujuh ini adalah plastik yang tidak termasuk ke dalam kategori lain.
     Barang yang sering menggunakan plastik jenis ini adalah bahan pembuat DVD, ipod, dan kecamata hitam. Plastik ini memang sulit untuk didaur ulang kembali, tetapi tetap memungkinkan jika ingin dilakukan proses daur ulang.
     Jenis plastik PET, HDPE, PP, dan PS adalah plastik yang mudah untuk didaur ulang sedangkan vinil, LDPE, dan Polycarbonate merupakan jenis plastik yang sulit untuk didaur ulang. Plastik yang beragam tersebut menjadi barang yang sering digunakan oleh masyarakat.
     Kampanye dan semangat go green selalu disampaikan oleh pihak-pihak yang perduli lingkungn agar masyarakat mengurangi penggunaan benda berbahan plastik. Untuk menekan angka penggunaan, plastik harus didaur ulang, salah satunya dengan cara penggilingan plastik. Proses tersebut adalah cara mendaur ulang plastik yang dapat mengubah sampah plastik menjadi barang yang dapat dimanfaatkan kembali. Plastik seperti botol bekas, gelas plastik, dan plastik lembaran yang digilinng kembali menjadi plastik cacahan. Cacahan plastik ini biasanya dijual ke pabrik plastik dan digunakan oleh pabrik plastik untuk membuat plastik baru.
     Jenis plastik seperti Polycarbonate (PC), Styrene Acrylonitrile (SAN), Polystyrene (PS), Acrylonitrile Butadiene Sturene (ABS), Polyvinyl Chloride (PVC), dan plastik nilon adalah jenis plastik yang tidak dapat didaur ulang dengan aman. Masyarakat harus berhati-hati dengan jenis plastik ini.
     Penggilingan sampah dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu penggilingn sampah kering dan basah. Proses penggilingan kering dilakukan sebelum pencucian.
     Proses penggilingn basah dilakukan dengan mencampur air dingin atau panas dengan plastik yang sedang digiling di dalam mesin penggiling. Penggilingn basah memiliki hasil yang lebih baik karena hasilnya lebih bersih sehingga nilai jualnya pun lebih mahal.
     Penggilingn plastik kering dikhususkan untuk bahan plastik keras, seperti baskom dan ember. Selain digiling menggunakan mesin, sampah plastik dapat dimanfaatkan kembali dengan mengkreasikan sampah tersebut menjadi barang yang berguna, seperti tas, dompet, dan pas foto.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar